Suatu kali, kelas bermainnya si Sera kedatangan dua orang fotografer profesional dengan kamera bak belalai gajah saking panjangnya. Mereka datang untuk mengabadikan kegiatan para balita ini selama kelas berlangsung. Beberapa hari kemudian, saya bisa menyaksikan hasil jepretan mereka di website. Membuka deretan foto demi foto si Sera dan konco- konco ciliknya, saya terpana. "Aje gile, kenapa fotonya si Sera jadi kiyut gini sih," pikir saya terheran- heran. Tidak hanya fotonya si Sera, tapi foto semua anak tampak begitu natural dan alami, serta menangkap momen dan ekspresi dengan gaya candid. Melirik harga si foto, saya nyaris terkena serangan jantung. 20 dolar per foto!!!! Perampokan! Pemerasan!!!
Nah, kata pepatah bijak, ketiadaan uang adalah motivator terbesar dalam hidup. Inilah balada hidup saya; selera konglomerat, isi kantong melarat. Saya tentu menolak dengan tegas membayar 20 dolar untuk foto bagus si Sera, tapi saya jadi kepingin punya koleksi foto Sera yang bak diambil fotografer profesional. Saya buka- buka lagi kumpulan foto Sera yang sudah saya ambil selama ini, membandingkannya dengan hasil foto si fotografer. Hm, kira- kira ada nggak ya tips supaya sayapun bisa membuat hasil foto yang lumayan ciamik? Jadilah saya segera membuka eyang gugel dan mulai berselancar mencari bagaimana caranya supaya bisa bikin foto anak yang aje gile. Banyak sekali blog dan website yang membahasnya, dan bahkan banyak yang memberi semangat bagi para orang tua untuk menjadi fotografer bagi anaknya sendiri. Saya abaikan berbagai tips pencahayaan dan pengaturan kamera serta pilihan lensa. Hah, bisa meledak kepala saya kalau disuruh mencoba mengatur kamera. Auto-setting, that is. Dan membeli lensa baru? Over my dead body! Tetapi, ternyata banyak juga tips sederhana dari para fotografer yang bisa secara instan membuat foto si Sera menjadi meningkat derajat keunyuannya.
1. Buat Si Balita Riang
Sewaktu emak saya datang kemarin, saking pinginnya punya foto bagus bareng si Sera, jadilah si embah memberikan sederet perintah dan permohonan agar Sera mau berpose sejenak. Saya sih maklum, karena waktunya kan terbatas. Tapi, bagi kita yang punya waktu lebih banyak, menyuruh dan memerintahkan anak untuk berpose biasanya hanya akan menghasilkan ekspresi aneh ala senyum foto KTP dan menghilangkan kespontanannya. Kalau saya sih biasanya memilih tempat yang akan membuat Sera senang, dan kemudian membiarkan dia bebas kesana kemari, sembari menguntitnya dengan kamera.
| Anak mana yang tidak suka main air? Kalau dia riang, gampang sekali mencari momen yang keren untuk difoto |
Sera tidak akan menolak disuruh berulang- ulang merosot turun naik |
| Sehabis hujan? Cari saja genangan air berlumpur, dan biarkan si balita jumping in a muddy puddle... Instant joy dan bisa difoto dengan berbagai angle (asal tabah mencuci outfitnya nantinya) |
2. Sudut Pengambilan Foto
Ini adalah satu 'kesalahan' paling utama dan umum dilakukan para emak bapak non fotografer (termasuk saya); mengambil foto si anak dengan posisi kita berdiri tegak. Karena biasanya si balita itu jauh lebih pendek dari emaknya (ya iyalah), jadinya hasil fotonya tampak biasa dan standar. Coba deh ambil foto si anak dengan posisi si kamera sejajar dengan mata si balita, entah dengan berjongkok atau berlutut. Memang boyok akan jadi korban, tetapi itu resikonya menikah dengan pria kurang kaya.
| Ini cara saya mengambil foto dahulu kala; mengarahkan kamera dengan posisi berdiri, sehingga si Sera tampak di bawah |
| Sekarang, saya dengan rela berjongkok agar si kamera sejajar dengan Sera... Kasih ibu memang sepaanjang segala abad...... |
Sudah puas? Cobalah sudut yang ekstrim, dengan posisi si balita jauh di atas atau dibawah
| Sera jauh diatas emaknya. Jangan ditanya gimana posisi saya @_@ |
3. Pemilihan Lokasi
Agar foto si balita tampak natural dan indah, pilihlah lokasi yang menyediakan latar belakang yang sederhana dan tidak 'ramai'. Latar belakang yang terlalu penuh dengan orang berlalu lalang atau kendaraan lewat misalnya, akan membuat si kecil tenggelam dan men-distract foto. Taman, pantai, arena bermain bisa menjadi lokasi yang ideal, selain karena juga menawarkan ruang bagi si kecil untuk menjelajah dengan asyik. Bagian dalam rumah pun sebetulnya bisa menjadi lokasi yang bagus, tapi yah harus dipastikan segala macam buku dan crayon tidak berhamburan di latar belakang, plus faktor pencahayaan dalam ruangan indoor juga sedikit lebih repot.
| Talking about simple natural background |
4. Interaksi dengan orang lain atau binatang
Mengabadikan interaksi si balita dengan anggota keluarga atau kucing peliharaan adalah salah satu cara membuat foto yang 'bercerita'. Kelak, dua puluh tahun lagi, Sera akan mempunyai kenangan mengenai seperti apa kehidupannya dulu, dan bukan sekedar dalam bentuk pose berdiri berderet bersama emak bapak dan tersenyum sopan ke arah kamera....
| Smooch papa! |
| So we'll remember when she was daddy's little girl |
| Dan tentu saja pose gendong pundak adalah gaya paling mudah untuk membuat foto dengan dua wajah yang bahagia |
4. Variasi Won't Kill
Salah satu hal yang dulu saya lakukan adalah mengambil foto Sera dari jarak yang cukup jauh, seperti di contoh foto yang pertama. Di salah satu website, saya membaca tips kalau hasil fotomu kurang bagus, itu berarti jarakmu kurang dekat. Just get closer! Setelah puas mengambil keseluruhan badan Sera, kenapa tidak dicoba memfokuskan ke wajahnya yang bulat atau matanya yang bening atau hidungnya yang seperti kancing? Jauh- dekat, di samping di tengah frame... Dan kenapa hanya memfotonya saat tersenyum? Menangis dan merengutpun akan tampak lucu saat yang melakukan adalah bayi cilik
| Sekarang, saya banyak menggunakan zoom atau memotret dengan jarak sedekat mungkin dengan si Serdut |
| Gaya favorit saya adalah memfokuskan ke wajahnya Sera yang unyu |
| Meskipun dia pusat dunia saya, tidak selalu gambarnya harus terletak di tengah frame kan? |
| Karena tersenyum is too mainstream |
5. Outfit, Akesosori dan Prop, Instant Trick For Better Result
Saya sih kebetulan bukan penggemar gaya foto dimana si bayi diberi outfit tomat atau strawberry atau didandani ala cinderella dengan baju bling- bling dan lipstik menyala (walau kalau ada emak yang suka model begitu ya sah- sah saja :P). Bagi saya, semua anak itu already cantik tanpa perlu aneka outfit norak dan konyol. But in my (not too) humble opinion, foto Sera dalam balutan baju manis yang eye-catching somehow lebih menawan daripada bila si Sera dibalut kaos singlet bututnya yang sudah dipenuhi noda bekas mangga dan pisang. Yang terpenting, dia tetap nyaman dan bebas bergerak. Modelnya seperti apa? Hanya Tuhan dan para emak bapak yang berhak menentukan, hahaha. Si Sera, dalam pandangan emaknya, paling menawan bila memakai rok- rok terusan nan manis. Ditambah topi atau syal untuk variasi pun oke juga.
| Dengan cutie hat and bright dress, sekedar makan cookie pun bisa menjadi foto favorit saya |
| Dan aksesoris apalagi yang lebih ciamik daripada boneka atau mainan kesukaan si Sera? Love you little teddy.. |
6. Jangan Turunkan Kamera, Ambil Ratusan Gambar
Si Sera, seperti balita lainnya, punya tendensi untuk melakukan hal- hal antik disaat yang tak terduga. Menangkap momen yang hanya sekejap ini akan memberi kesan candid
7. Cari Ide Di Internet
Internet adalah gudangnya ide dan gagasan. Dengan mengetik kata kunci semacam children photography misalnya, ribuan image menawan siap untuk dicontek. Hei, ternyata balon aneka warna atau gelembung sabun adalah ide brilian untuk mengubah foto biasa menjadi magic! Foto balita sedang menjilat lolipop besar atau belepotan makan es krim bisa sangat menggemaskan. Jangan lupa sisakan beberapa frame untuk mengabadikan mainannya atau sepatu mungilnya... A sweet little memory!
| Mendapat ide meniup bunga ini dari internet. Walau hasil akhirnya tidak romantis seperti yang saya harapkan @_@ |
Jadi, setelah membaca aneka tips dan trik ini, apakah anda sudah menghafalnya? Haha, peraturan dibuat untuk dilanggar, jadi tidak usah susah- susah memikirkannya! Yang terpenting segera ambil kamera dan buat foto sebanyak- banyaknya! Have fun go mad!
Oh ya, happy birthday my little baby girl... You are a medium toddler now!
mantabh.. bagus-bagus hasilnya. :D
ReplyDeleteSaya bersedia lho, membantu memotret anda sekeluarga... Nggak usah dibayar juga nggak papa, namanya juga teman. Cukup tiket pp sajalah...
Deleteawesome, untuk editing bisa pertimbangkan adobe lightroom
ReplyDeletesaya sedang mempertimbangkan untuk mengirim semua hasil foto saya ke email seseorang di bali saja, let him do it for me, hahahaha :P
DeleteHappy bless day, kakak Sera....
ReplyDeleteFotomodel oriented nih emaknya?
Kalo udah punya anak emang kita bs dibuat gila karenanya ya..
Lanjutkan take a picturenya mak. Sapa tau ada pencari bakat yg berminat ambil sera bwt iklan produk anak2 dg klipnya sera nyanyi di toilet sbg soundtracknya.
"... Kalo ada pabrik tut tut tut.. Siapa hendak turut..."
(Mama Alexa)
Sebetulnya emaknya sera ini justru orang yang paling nggak berminat dengan segala modelling dan bintang iklan cilik. Maklum, masa kecilnya suram dan minder karena bentuk fisiknya yang seperti mutan singkong...
DeleteBuset... $20 tu murah banget!!! seriously!!!
ReplyDeleteFoto studio disini bisa ribuan dollar... tapi ya dapetnya pigura gedhe ato acrylic...
Hm, sudah lama saya curiga bahwa saya menikahi pria yang salah... Benar kan, terbukti bahwa harusnya 20 dolar itu murah, ckckck. Tapi itu hanya dikasih filenya doang sih, kagak dicetak bagus atau dikasih pigura, hihihi
Delete